Ribuan Kendaraan Serbu Pelabuhan Lembar Selama Nataru, Naik Drastis 23 Persen!

JAWA POS - Pelabuhan Lembar di Nusa Tenggara Barat mencatatkan lonjakan signifikan pada arus kendaraan selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.


Hingga 8 Januari 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui PT Pelindo Multi Terminal melaporkan sebanyak 25.262 unit kendaraan telah melintasi gerbang utama logistik dan penumpang ini.


Angka tersebut menunjukkan kenaikan fantastis sebesar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Tren ini mengindikasikan pergeseran gaya perjalanan masyarakat yang kini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk berlibur.


Penumpang Melandai, Kendaraan Melaju Meskipun arus kendaraan naik tajam, jumlah penumpang yang melalui Terminal Kedaro dan Gili Mas tercatat sedikit melandai di angka 21.650 jiwa.


Sebagai perbandingan, tahun lalu pelabuhan ini melayani sekitar 27.961 penumpang.


"Kelancaran arus selama masa Nataru ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara Pelindo dengan KSOP, aparat keamanan, dan operator kapal. Semua berjalan tertib dan aman," ungkap Kunto Wibisono, Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Pelabuhan Lembar.


Persiapan Menuju Arus Mudik Lebaran Kesiapan fasilitas di Terminal Kedaro dan Terminal Gilimas menjadi kunci sukses operasional kali ini.


Seluruh proses naik-turun penumpang (embarkasi dan debarkasi) berjalan lancar berkat pengaturan alur yang efektif dan kesiagaan petugas di lapangan.


Keberhasilan masa Nataru ini akan dijadikan batu loncatan bagi Pelindo untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, yakni Angkutan Lebaran 2026.


Statistik Layanan Pelabuhan Lembar (Hingga 8 Januari 2026) Total Kendaraan: 25.262 unit (Naik 23 persen). Total Penumpang: 21.650 orang. Titik Layanan Utama: Terminal Kedaro & Terminal Gili Mas. Status Operasional: Aman dan Terkendali.


"Pengalaman Nataru ini menjadi bahan evaluasi penting kami untuk memastikan fasilitas dan SDM siap menghadapi puncak arus Lebaran nanti yang biasanya jauh lebih padat," tutup Kunto.